ID EN

ID EN

UP DOWN

SIMAN SANG JUARA

SIMAN THE CHAMPION

I GEDE SIMAN SUDARTAWA: SI PEMEGANG REKOR SEA GAMES DAN PERJALANANNYA MENJADI JUARA

I GEDE SIMAN SUDARTAWA: THE RECORD HOLDER OF SEA GAME AND HIS JOURNEY TO BE A CHAMPION

Perjalananku untuk menjadi juara tidak hanya tentang disiplin dan latihan yang keras, makanan yang tepat menjadi faktor penting dalam latihanku untuk menjadi juara, dan tentu saja kamu juga bisa menjadi juara!

My journey to being champion is more than just discipline and strenuous training, wholesome food is important to fuel my training, and brace yourself because you can do it too!

Baca Artikel Read Article

Halo, saya I Gede Siman Sudartawa, lahir di Klungkung Bali, 8 September 1994, Saya adalah atlet renang indonesia. Ibu adalah sosok yang melihat bakat renang saya sejak kecil dan selalu mendorong saya untuk menjadi perenang hebat sampai saat ini. Dulu, saat masih tinggal di Bali Ibu tidak pernah lelah mengantar saya ke tempat latihan renang sepulang sekolah. Bersama ibu, saya biasa menempuh perjalanan jauh dari rumah ke tempat latihan dengan menggunakan sepeda motor, dalam perjalanan terkadang ibu harus mengikat saya ke punggungnya, maklum saya suka tertidur di motor saat kelelahan.


Suatu hari Ibu bertemu dengan mantan perenang olimpiade, Albert Sutanto. Singkat cerita Ibu meyakinkan dia untuk membina saya menjadi atlet renang yang andal. Menurut Coach Albert saya memiliki lekuk tubuh yang ideal untuk seorang atlet renang gaya punggung, dan ini dapat membuat saya mudah beradaptasi. Akhirnya saya berangkat ke jakarta untuk tinggal bersama coach Albert, disana saya berlatih dan memfokuskan diri agar bisa menjadi juara, Sejak saat itu Coach Albert mulai melatih saya bahkan sampai saat ini.

Rumah coach - aturan coach, Tinggal dirumah pelatih artinya saya harus mengikuti aturan yang ada, dari latihan fisik, latihan teknik renang, waktu istirahat, sampai yang tersulit menentukan makanan sehat untuk menjaga performa terbaik tubuh. Saat dirumah coach Albert saya harus terbiasa dengan filosofi “makan itu bukan tentang makanan apa yang kamu makan, tapi kenapa kamu memakannya” karena sebagai atlet tubuh dapat di ibaratkan seperti mesin, mesin yang hebat akan mengeluarkan performa luar biasa jika di isi dengan bahan bakar pilihan. Tetapi saya tidak terlalu suka sayuran dan sebaliknya sangat menyukai gorengan, siapa yang tidak suka gorengan? Tapi saya berusaha sebisa mungkin untuk menghindari gorengan dan memilih makanan sehat yang kurang memiliki rasa, saya melakukannya karena ingin mendapatkan hasil maksimal untuk tubuh saya. Tak disangka latihan keras dan disiplin dalam memilih makanan yang diajarkan coach Albert membuahkan hasil memuaskan, saya memenangi banyak kejuaraan di dalam dan luar negeri dan itu membuat saya senang.

Akhirnya di tahun 2018 saya terpilih dalam program Kachimeshi dari Ajinomoto, program yang sangat membantu saya dalam menentukan makanan sehat untuk kebutuhan tubuh, dalam Kachimeshi ini saya ditemani oleh seorang ahli nutrisi yang selalu menyediakan makanan sehat dan seimbang untuk tubuh saya, yang lebih mengejutkan lagi ternyata makanan sehat seimbang untuk seorang atlet bisa bisa sangat kaya rasa dan lezat. Ini membuat saya dapat mengeluarkan performa tubuh maksimal untuk lebih fokus berlatih, setelah giat berlatih dan selalu disiplin dalam memilih makanan, akhirnya saya memecahkan rekor renang gaya punggung 50m di Sea Games tahun 2019 dan yang saya pecahkan adalah rekor saya sendiri pada tahun sebelumnya. Saya belajar banyak hal, disiplin dalam berlatih serta mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang adalah kunci untuk dapat meningkatkan kondisi fisik kita. Selanjutnya, saya akan menceritakan lebih banyak pengalaman bersama Kachimeshi dan berharap dapat menginspirasi kalian semua.

Hi, my name is I Gede Siman Sudartawa, I was born in Klungkung, Bali on the 8th of September 1994. My mother was the one who saw that swimming and me had a special relationship since I was a little boy and supported me in finding my way to the spot where I am standing now as a Swimming Athlete. Back in the days she tirelessly took me to each of my swimming lessons when we were still living in Bali after my school hours even though the distance is very far away from our home. Every day she rode her motorbike to take me to the swimming pool where I suppose to take my lessons and even many times she had to tie me up on the back seat of the motorbike for me not to fall when I fell asleep on our journey.


One day my mother met Albert Sutanto, a Swimming Olympian and persuade him to take me under his wings and train me to become an athlete. Not long after I was taken to Jakarta, lived in his house, and intensively trained by him and he became my Coach until now. According to Coach Albert I have been blessed with a body shape that is suitable for Backstroke in swimming which can help me to easily adapt with the style.

The training wasn’t easy, I have to gone through physical training, technique training and the most difficult one is to make myself be committed and discipline with the food that I ate in order to maintain my perfect performance. Living in Coach’s house, I must play with his rules; when I should woke up, when I should be training, when I should rest and as mentioned before the most difficult one was learn to eat what I should eat. I must be familiar with the phrase “Eating is not about what you eat but why you eat”. I learnt that as an athlete, our body is the machine and I must fill the machine with proper fuel to get the best performance out of it. Hence despite that I do not fund of vegetables at that time I have to consume them also despite that I love fried food very much, I must reduce them and I had to sacrifice the taste in order to get maximum benefit from the meal’s nutrition. And eventually all those trainings and discipline brought me to gaining Medals in many national and regional championships.

Then in 2018, I had been chosen for the Kachimeshi Indonesia Program by Ajinomoto, which make life much easier because I have been provided a Nutritionist and being provided a Nutrition Balanced meal which surprisingly tasty. This made me more focus in my trainings and after experiencing this program, I’ve broken the SEA Games record for 50 m Backstroke in 2019 where the record I’ve broken was actually made also by myself from the previous SEA Games. Lesson learnt, discipline in trainings and an advanced nutrition balanced meal consumption is key factors to increase physical performance. I will share more stories to you, and I hope it will somehow inspire you.

SIMAN SANG JUARA

SIMAN THE CHAMPION

YUK JADI JUARA SEJATI! INSPIRASI LATIHAN SELAMA MASA PANDEMI

BEAT IT! INSPIRATIONAL TRAINING DURING THE PANDEMIC

Sebagai atlit saya dituntut untuk selalu dalam kondisi prima dengan segala keterbatasan selama masa pandemi ini. Menjalani latihan di rumah menjadi alternatif yang baik. Latihan apa saja kah? Simak di sini!

As an athlete I am required to always be in my top condition, with the restriction due to the pandemic, training at home is an alternative to maintaining my excellent body condition. want to know how I keep my body sharp at home?

Baca Artikel Read Article

Halo semua, saya harap kalian membaca artikel ini dengan keadaan baik, seperti yang kita tahu pandemi covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia. Dan olahraga merupakan salah satu industri yang paling parah terkena dampaknya, banyak kompetisi dari seluruh dunia yang ditunda karena covid-19, termasuk salah satu acara olahraga terbesar yang akan saya ikuti.


Saya percaya pemerintah telah melakukan tindakan terbaik untuk mengatasi situasi covid-19 ini dan kita harus bisa mengikuti arahan pemerintah dengan membatasi aktivitas di luar rumah dan mengikuti protokol new normal demi kebaikan kita bersama. Untungnya sekarang pemerintah sudah melonggarkan kebijakan jaga jarak dan mulai membuka tempat - tempat umum untuk kita beraktivitas.


Sebagai atlet dengan banyak jadwal kegiatan di tahun depan, menjaga teknik dan kondisi tubuh adalah hal yang mutlak dilakukan. Dengan adanya pembatasan aktivitas di luar rumah, menjaga kondisi fisik agar tetap prima menjadi tantangan tersendiri untuk saya, ditambah lagi saya harus mengurangi aktivitas di kolam renang. Oiya! sekedar informasi, kolam renang Cikini tempat saya biasa berlatih ditutup sementara, dan dibuka hanya untuk orang – orang tertentu yang memerlukan kolam renang untuk latihan. Di masa pandemi ini untuk menjaga kondisi tubuh, saya melakukan latihan fisik di rumah. Dan kalian bisa melihat apa saja latihan yang saya lakukan di rumah dalam video di bawah ini.


Hope you are reading my article in a good shape and healthy condition. As you are aware with this pandemic spreading all over the world, sports activities are one of the fields that are highly impacted. Many sporting tournaments being postponed from single sports competitions, league including also the biggest multi sports event in the world where I am intending to participate in it.


I believe that the government is doing their best to overcome the situation and we must act according to the given regulation and we must have full awareness of new normal health protocols and limit our outside activities to only the ones that is very important for us. Luckily now the government already loosen up the given regulation of social distancing and slowly opening public facilities for people to do their activities.


As an athlete with a big agenda next year, quite a challenge for me to maintain my physical condition as well as maintaining my techniques skills with minimum exposure towards water in the swimming pool. For the information, Cikini swimming pool as the place where I am training on daily basis being closed for quite a while and just being open for limited people who can utilize the facility for trainings. For me in the social distancing period where I must stay at home, I have done physical trainings only with the objective of maintaining the physical condition. You can check my training video here.


SIMAN SANG JUARA

SIMAN THE CHAMPION

MOMENTUM SI JUARA KEMBALI KE MEDAN RENANG SELAMA PANDEMI

THE HOMEHOMING MOMENTUM OF THE CHAMPION TO THE POOL DURING PANDEMIC

Kini bukan saatnya menyerah dengan waktu, tapi saatnya lebih bersemangat menjalani aktifitas terlebih di masa pandemic ini. Yuk simak!

It is no longer the right time to give up with the time, but to be more fired in driving the activities especially during pandemic. Check this out!

Baca Artikel Read Article

Setelah berbulan-bulan latihan dirumah, akhirnya saya telah kembali kolam renang untuk mulai beraktifitas seperti biasanya sebelum masa pandemic, namun tetap dengan mengikuti protocol Covid-19. Jumlah atlet pengunjung yang ingin menggunakan kolam renang tetap dibatasi dimana biasanya ada satu line bisa untuk dua orang, kini hanya diperbolehkan untuk satu orang dan itu pun harus bergantian.




After months of training at home, I have finally returned to the swimming pool as normal like i used to before the pandemic, however, the protocol Covid-19 is still applied. The number of visitors or athletes who wish to use the swimming pool is limited where usually one line can be used for two persons now only allow one swimmer and it must be exchanged.